Friday, December 11, 2009

TOILET!


Toilet. Ia kotor, jijik dan busuk. Ada juga toilet yang bersih, wangi dan terjaga. Orang akan masuk ke dalamnya bila benar-benar perlu. Sama ada dalam situasi terdesak, tiba-tiba atau sengaja.


Ada juga yang masuk ke dalam toilet melebihi keperluan terutama perempuan. Antaranya menambahkan make-up di muka, memandang cermin lama-lama, membetulkan tudung sambil bersembang-sembang. Ketika ini, toilet menjadi pusat kecantikan dan ketampanan seseorang.


Toilet boleh membawa fitnah kepada pengguna yang tidak bertanggungjawab. Banyak yang tidak sedap mata memandang ada di dalam toilet. Mereka akan disumpah seranah, dicaci maki, dimarahi atau dicemuh.


Ada juga yang menjadikan toilet tempat meluah perasaan. Antaranya menconteng toilet dengan kata-kata yang kesat dan lucah. Orang yang bermasalah akan menangis di dalam toilet agar tidak diketahui orang. Orang yang beriman akan masuk ke dalam toilet untuk mengambil wudu’ bagi meredakan marah.


Toilet juga tempat perhentian, antara destinasi utama yang wajib dikunjung ketika berhenti di R & R selain foodcourt. Secantik atau sebusuk manapun toilet, tiada siapa yang akan duduk di dalamnya sehari semalam atau berhari-hari lamanya. Orang masuk sekadar perlu dan keluar bila urusan selesai.


Itulah tamsilan dunia. Dunia ibarat toilet!

4 Comentários:

.:Khalifatun Khairiah:. said...

Salaam..

Eh kak.. analogi yang menarik
Hmm.. Macam karangan fakta pula..
eheh...

alQasam said...

Askum

Satu perbandingan yang penuh sarkasm namun hit to the nail of the head.

Rosi A.M Al-Ya'kubiyy said...

salam akak..

sebuah penceritaan menarik walaupun pasal TOILET..keep it up akak..sy akn sentiasa ikuti penulisan akak.

ustazah-engineer said...

Syukron atas penghargaan sahabat sekalian. Segala puji hanya layak bagi Allah yang memberi ilham. Doakan saya semoga penuh dgn idea yg hebat2 utk terus menulis :)

Post a Comment

RE-ENGINEERING OF ISLAMIC BUILDING © 2008. Template by Dicas Blogger.

TOPO